Saturday, December 20, 2008

City Baby

.


Bright baby was born from the blue face of city

Blanket was so white, surrounded by very black color of hearts

Face was shining, kissed by the light of darkness

Skin was smooth, sodden with the red-fishy sweat of life

Feet was very small, stand against a great power of path

Shoulder was powerless, the burden was careless


Two little eyes that show no fear, while the death was near

Two little fists that alight like a sun


Sickly and gone with the light of sun it self




by : Moch. Haris

Friday, December 5, 2008

welcome

I believe that every man is born with great power to choose their own path, whether to control their own life and standing as a master of holly glory or to be a looser and buried with their huge ambition and dream.

Once a man choose to control their life then he has to throw his self into a massive-extra ordinary competition involved hundred even millions of people that beat each other.


There is one weapon that bigger than gift, that bolder than

imagination, the only weapon for ordinary people against
extraordinary competition............"totality"

* motion ini gw buat sebagai video presentasi untuk melamar pekerjaan

Thursday, December 4, 2008

gondrongin rambut


beberapa orang teman berfikir untuk membuat sebuah produk pemanjang rambut laki-laki.
mereka meminta bantuanku untuk menyusun strategi sekaligus eksekusi komunikasi dari produk untuk kelas C - D tersebut.
aku menemukan bahwa dalam keadaan biasa ( tidak dalam suasana pekerjaan yang mengharuskan berambut pendek, sekolah, dll ) kebanyakan laki-laki pergi ke tempat cukur dengan keadaan ragu, apakah mereka akan benar-benar mencukur atau tidak.
faktor terakhir yang membuat mereka mengambil keputusan untuk tetap bercukur biasanya adalah ketika berkaca dan melihat rambut tanggung mereka yang " bikin keki ".

akhirnya aku membuat sebuah poster seukuran A-3 bertajuk " top 10 collection " yang berisi sepuluh foto lelaki gondrong yang terkenal dan bekerja sama dengan pihak salon cukur untuk menempelkan poster itu di tembok salon mereka.








oleh : Moch. haris

borneo




pesona borneo serta magisnya religi dan doa dari pengorbanan arwah phumeripits yang agung telah meresap bagaikan trombosit di dalam setiap keping darah yang menjadi sumber dari energi dan keidupan alam semesta kalimantan.














karya ini dibuat untuk sampul buku annual report perusahaan PUPUK KALTIM
oleh: Moch. Haris & Mahatma Putra

act PUMA
















" Tenang tetapi membara, seperti gelombang panas bulan september ". - ares -











Semua Print ad ini di buat untuk tugas mata pelajaran soft sell pada masa perkuliahan dulu

oleh: Moch.Haris, M. Putra, Nabyl F, Aditya U, Tito A, David P, cristianus T

bluuuppppzzz!!!!




“Blup..blup.bluuup…..blupblup.bbblllup?”.

“Bluwwzzz, brrrrrrlzzzhzzzh…ttrrrrrrraaaaauuuuueeeeeeerrrrrr ghzzzzrrrrrrrr ckplak ckplak ckplaaak”.

“Blupzzzzzz sssssssssblup khkhkhkhkhblupzzzz pssssstbkhzzblup!!!!”.

“Truuuuuuuuuwrzzzzzzz brrrrr”.

“bluuubzzzzsssssssttttt!”.

Kira-kira seperti itulah percakapan rahasia antara busa deterjen dan air pancuran keran yang berhasil aku curi dengar.

.








Semua Print ad ini di buat untuk tugas mata pelajaran soft sell pada masa perkuliahan dulu

oleh: Moch.Haris, M. Putra, Nabyl F, Aditya U, Tito A, David P, cristianus T

maaf !!! ( tidak bermaksud jorok )


Pada awalnya gw hanya menbuat gambar kepala seorang wanita kemudian menyuruh beberapa orang lelaki untuk mengira-ngira letak nipples dari kepala tersebut.

Hebatnya, kebanyakan dari mereka menunjuk ke dua tempat yang sama dan sebagian yang lain hanya melenceng beberapa millimeter dari yang kebanyakan.


Sama halnya ketika gw menyuruh beberapa orang wanita untuk menunjuk letak penis dari gambar kepala seorang lelaki.

Kebanyakan wanita menunjuk ke tempat yang sama. tetapi, gw merasa bahwa jarak antara kepala dengan titik letak penis yang mereka ( para wanita ) tunjuk terlalu dekat.


Mereka ( para wanita ) mempunyai dua alasan untuk itu.

Pertama, kepala laki-laki itu sedang menunduk sehingga jarak antara penis dengan kepala menjadi terlihat pendek.

Kedua, wajah lelaki itu terlihat kecewa atau bahkan menikmati sesuatu yang sedang terjadi di sekitar penisnya sehingga tulang punggung lelaki itu sedikit membungkuk dan membuat jarak antara penis dengan kepala menjadi semakin pendek.


Gw juga punya dua alasan untuk tertawa.

Pertama, untuk nipples dan penis yang tidak bisa bersembunyi.

Kedua, untuk riset ini.


Tetapi, mungkin saja cara ini bisa berguna bagi pria/wanita untuk mengetahui apakah proporsi badan mereka sudah sesuai dengan harapan lawan jenis.

Wednesday, December 3, 2008

Hidup ibu

Mama pernah sangat marah kepadaku ketika aku tergila-gila oleh sebuah idealisme yang bertajuk “anti kemapanan” dan memutuskan untuk menjalani hidup di jalanan.

Mama berteriak sekuat tenaga di samping telingaku. Menunjuk-nunjuk wajahku. Menarik-narik kerah bajuku.

Aku tidak peduli. Berlalu.

Setengah kakiku telah berada di luar pagar rumah ketika suara lembut mama memanggil dan berkata.
“ kamu punya uang…?? “

“ nanti jangan lupa pulang..”

“ Jangan lupa pake jaket.. nanti masuk angin “

Aku tetap melangkah pergi. Bergumam dalam hati.

HIDUP IBU !!!!!!

" SPELLING "


Jum’at pagi, ketika hendak pergi memancing, langkahku tertahan oleh beberapa bait percakapan seru di dalam sebuah rumah sederhana di pinggir jalan.
Karena penasaran, aku memutuskan berhenti sejenak untuk mendengarkan percakapan seru itu sampai selesai.


Anak : mak!, bagi duit dong… buat jajan

Emak : nih..!!

Anak : aduh mak,, masa cuma seceng,, mana cukuuup!

Emak : di cukup-cukupin aje deh,, emak mao belanja nih ke -
super merekat,, takut
duitnye nggak cukup. Kalo nggak,, lo minta sana sama babeh!!

Anak : Beh… bagi duit dong beh..

Babeh : Babeh lagi nggak megang duit !!

Anak : ah… Babeh peliiitt!!!

Babeh : eh… nih anak,, kecil-kecil ude jadi Propator !!
Elu kan tau kerjaan Babeh cuma taspam !!
Beli bengsing buat ke kantor aje Babeh susah!!!
Blom lagi.. kemaren Babeh abis bawa abang lu berobat gara-gara

ciledra akibat maen bola!!!!

Anak : lah.. tuh Emak bisa belanje ke super merekat ?!!

Babeh : ah…. Paling ujung-ujungnye ke tukang sayur!!!


Bersampingan dengan rumah tempat percakapan seru tadi berlangsung, aku menemukan sebuah toko
Yang bertuliskan

“ PANGKAS RAMBUT “

Terima : Her cat
Creim bat
Her color



Hangatnya tradisi

.



Suatu pagi di akhir pekan…….

“ tok….tok….tok….tok “

Suara ketukan pintu menggema ke seluruh ruangan.
Tuan rumah menghampiri pintu seraya bertanya.

“ serampang serimping…..
Ada siapa itu di samping?!! ”.

Sang pengetuk pintu menjawab.

“ Ada tebu dalem selampee…..
Ada tamu nih,, baru nyampee!! ”.


Tuan rumah membukakan pintu lalu spontan berkata.

“ Sangir-sangir bau sepatu….
Eh elu Kir,, udeh lame nggak ketemu!! ”.


Tuan rumah mempersilahkan masuk tamunya yang tidak lain bernama Bokir.
Bokirpun masuk lalu duduk dan berkata.

“ Aki-aki bawa buntelan….
Bikinin kopi,, yang rada' kentelan ”.


Lalu berkata lagi.

“ Luluwe jalannya miring….
Sama kue,, barang sepiring ”.


Hangatnya tradisi pernah sehangat mentari….
Sekarang terpinggirkan oleh globalisasi dan terbekukan oleh dinginnya modernisasi.